
YOGYAKARTA – Dalam upaya memperkuat sektor Industri Kecil dan Menengah (IKM) berbasis potensi lokal, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melakukan kunjungan lapangan ke pelaku IKM Sekar Jawi, produsen Wedang Uwuh dan produk traditional bodycare yang mengandalkan bahan baku lokal, pada Rabu, 8 April 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda pembinaan dan monitoring terhadap IKM unggulan DIY yang telah mengembangkan produk berbasis kearifan lokal, khususnya minuman tradisional dan perawatan tubuh alami.
Kunjungan tersebut dihadiri oleh jajaran Disperindag DIY bersama pelaku usaha Sekar Jawi sebagai mitra binaan yang telah berkontribusi dalam pengembangan industri berbasis bahan baku lokal. Bertempat di lokasi produksi Sekar Jawi di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta, kegiatan ini menjadi momentum untuk melihat secara langsung proses produksi sekaligus memperkuat komunikasi antara pemerintah daerah dan pelaku usaha.
Adapun kunjungan ini bertujuan untuk mendorong peningkatan kualitas dan daya saing produk IKM, memastikan pemanfaatan bahan baku lokal secara optimal, serta mengidentifikasi potensi pengembangan produk berbasis herbal dan tradisional. Selain itu, Disperindag DIY juga memberikan pendampingan terkait aspek produksi, pengemasan, hingga strategi pemasaran guna memperluas akses pasar.
Dalam pelaksanaannya, tim Disperindag DIY melakukan dialog interaktif dengan pelaku usaha, meninjau proses produksi, serta memberikan masukan strategis terkait inovasi produk dan peningkatan standar mutu. Produk Sekar Jawi yang memanfaatkan rempah-rempah lokal dalam Wedang Uwuh serta bahan alami untuk bodycare dinilai memiliki nilai tambah tinggi dan berkontribusi pada penguatan ekonomi lokal berbasis sumber daya daerah.
Pelaku usaha Sekar Jawi menyampaikan bahwa komitmen penggunaan bahan baku lokal tidak hanya menjaga kualitas produk, tetapi juga memberdayakan petani dan pemasok lokal sebagai bagian dari rantai pasok industri. Produk yang dihasilkan pun kini telah menjangkau pasar yang lebih luas dengan tetap mempertahankan identitas tradisional yang menjadi ciri khasnya.
Melalui kegiatan ini, Disperindag DIY berharap sinergi antara pemerintah daerah dan pelaku IKM semakin kuat dalam mewujudkan industri yang tangguh, berdaya saing, serta berakar pada potensi dan kearifan lokal Daerah Istimewa Yogyakarta.