.jpg)
Sleman – Petugas Pengawas Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Daerah Istimewa Yogyakarta melaksanakan kegiatan monitoring barang penting di sejumlah toko bangunan dan kios pertanian yang berada di wilayah Kapanewon Mlati, Kabupaten Sleman. Kegiatan ini bertujuan untuk memantau perkembangan harga, ketersediaan stok, serta memastikan kelancaran distribusi barang penting yang dibutuhkan masyarakat.
Berdasarkan hasil pemantauan di beberapa toko bangunan, petugas menemukan bahwa persaingan harga antar pelaku usaha berlangsung cukup kompetitif. Pada beberapa komoditas bahan bangunan yang sama, terdapat perbedaan harga yang cukup signifikan, bahkan mencapai sekitar Rp4.000 per satuan produk. Kondisi ini menunjukkan bahwa konsumen memiliki alternatif pilihan untuk memperoleh barang dengan harga yang lebih sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan masing-masing.
Selain memantau sektor bahan bangunan, petugas juga melakukan pengawasan pada sejumlah kios pertanian yang melayani kebutuhan petani di wilayah Mlati. Hasil monitoring menunjukkan bahwa ketersediaan stok sarana pertanian masih dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan petani setempat. Sebagian besar kios pertanian yang dipantau melayani petani golongan kecil sehingga kebutuhan pasokan relatif stabil dan dapat dipenuhi dengan baik.
Dari sisi harga, komoditas sarana pertanian terpantau relatif stabil tanpa adanya kenaikan yang signifikan. Hal ini memberikan kepastian bagi petani dalam memperoleh kebutuhan usaha taninya serta mendukung kelancaran aktivitas pertanian di wilayah tersebut.
Melalui kegiatan monitoring ini, Disperindag DIY terus berupaya memastikan ketersediaan barang penting, menjaga stabilitas harga, serta mengidentifikasi potensi permasalahan distribusi sejak dini. Pengawasan yang dilakukan secara berkala diharapkan dapat mendukung terciptanya iklim perdagangan yang sehat, transparan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat maupun pelaku usaha.
