
Yogyakarta, 24 September 2026 — Dinas Perindustrian dan Perdagangan Daerah Istimewa Yogyakarta (Disperindag DIY) melakukan kunjungan ke sejumlah Industri Kecil dan Menengah (IKM) calon peserta Festival Batik 2026 pada 19–24 September 2026. Kunjungan dilakukan untuk melihat secara langsung kesiapan produk yang akan ditampilkan dalam Festival Batik 2026.
Kunjungan dilakukan di lokasi masing-masing IKM yang tersebar di sejumlah wilayah. Dalam kesempatan tersebut, Disperindag DIY meninjau produk yang akan dibawa oleh para calon peserta, mulai dari kualitas hingga karakteristik produk yang menjadi identitas masing-masing IKM.
Beberapa IKM yang menjadi tujuan kunjungan di antaranya Batik Farras, Batik Nitik Trimulyo, Sarah Haya, dan Maple Sew. Kunjungan ini sekaligus menjadi ruang bagi Disperindag DIY untuk berdiskusi langsung dengan para pelaku IKM mengenai produk yang akan ditampilkan serta hal-hal yang perlu dipersiapkan menjelang pelaksanaan festival. Setiap IKM memiliki karakter dan keunggulan produk yang berbeda. Melalui kunjungan langsung, Disperindag DIY dapat melihat lebih dekat beragam produk batik dan turunannya yang akan menjadi bagian dari Festival Batik 2026.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya memastikan produk yang dibawa oleh para IKM calon peserta berada dalam kondisi siap untuk ditampilkan kepada masyarakat. Dengan melihat langsung kondisi di lapangan, berbagai kebutuhan dan hal yang perlu diperhatikan dapat dikomunikasikan bersama para pelaku IKM.
Festival Batik 2026 sendiri mengusung tema “Revolusi Batik” dengan tagline “Muda, Kreatif, Kontemporer”. Keterlibatan berbagai IKM diharapkan dapat menghadirkan keberagaman produk sekaligus memperlihatkan perkembangan kreativitas batik yang terus tumbuh di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Melalui rangkaian kunjungan tersebut, Disperindag DIY bersama para pelaku IKM terus membangun koordinasi menuju pelaksanaan Festival Batik 2026, sekaligus memastikan produk-produk yang nantinya hadir dapat menjadi bagian dari perhelatan batik yang merepresentasikan kreativitas dan perkembangan industri batik di Yogyakarta.
