
Tim Pengawas Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Daerah Istimewa Yogyakarta melakukan pemantauan harga bahan kebutuhan pokok di Kabupaten Gunungkidul pada Rabu, 7 Mei 2026. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat di tengah meningkatnya aktivitas perdagangan dan konsumsi pasca Idulfitri 2026.
Pemantauan dilakukan dengan mendatangi sejumlah distributor bahan pokok di wilayah Gunungkidul, di antaranya CV. Berkah Jaya Abadi, Toko Lestari, CV. Setiawan Jaya, dan CV. Larasati Makmur. Dalam kegiatan tersebut, tim memantau berbagai komoditas seperti gula pasir, minyak goreng, tepung terigu, tepung tapioka, tepung beras, dan beras.
Berdasarkan hasil pemantauan, harga sebagian besar bahan kebutuhan pokok terpantau relatif stabil. Namun demikian, terdapat kenaikan harga pada komoditas tepung tapioka dan tepung beras yang mulai terjadi sejak Idulfitri 2026. Kenaikan tersebut dipengaruhi oleh kendala distribusi dan pengiriman barang dari pemasok ke distributor di daerah.
Selain melakukan pengecekan harga, Tim Disperindag DIY juga melakukan wawancara langsung dengan para distributor untuk mengetahui kondisi pasokan di lapangan. Dari hasil wawancara diketahui bahwa beberapa komoditas, khususnya tepung terigu dan tepung tapioka, mengalami hambatan pengiriman sehingga berdampak pada ketersediaan barang dan harga jual di pasaran.
Melalui kegiatan pemantauan ini, Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY berharap stabilitas harga dan kelancaran distribusi bahan kebutuhan pokok di Kabupaten Gunungkidul dapat terus terjaga sehingga kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dengan baik.
