Artikel


ROADMAP INDUSTRI PENGEMBANGAN ULAT SUTERA ISTIMEWA (PEMAKAN DAUN SINGKONG) DI KAWASAN GUNUNGKIDUL, D

27 Januari 2023 Artikel

Indonesia dikenal sebagai salah satu negara penghasil ketela pohon terbesar di dunia. Provinsi DIY, khususnya Kabupaten Gunungkidul selama ini dikenal sebagai wilayah penghasil ketela pohon (singkong) terbesar. Gunungkidul merupakan kabupaten dengan salah satu komoditas pertaniannya adalah singkong. Dengan topografi dan iklim yang mendukung, serta merupakan pula salah satu bahan makan pokok yang mudah ditanam serta dipanen, tanaman singkong mudah ditemui lahan tanamnya di semua wilayah Kabupaten Gunungkidul.

Tanaman singkong yang ditanam oleh petani sebagian besar dimanfaatkan untuk keperluan konsumsi sebagai sumber karbohidrat yang bersumber dari umbinya. Selain umbinya, daun dari tanaman singkong bisa dimanfaatkan pula sebagai sumber bahan pangan. Namun hingga saat ini daun dari ketela pohon masih belum termanfaatkan secara maksimal di dunia industri. Ketersediaan bahan baku daun singkong yang murah, mudah dibudidayakan serta mudah didapat menjadi alasan utama pengembangan serta budidaya ulat sutera pemakan daun singkong oleh beberapa kelompok tani di wilayah Gunung Kidul.

Di wilayah Gunungkidul sendiri terdapat beberapa kelompok tani, salah satunya adalah “Kelompok Taruna Tani Kelurahan Sampang” yang berlokasi di Kecamatan Gedangsari, Gunungkidul. Meski sudah eksis selama beberapa tahun terakhir, namun kondisi dari kelompok tani ini masih jauh dari kata siap untuk menopang industri. Personel dari Kelompok Taruna Tani awalnya berjumlah 10-13 orang. Namun seiring berjalannya waktu, hanya beberapa personel saja yang masih menghidupkan aktivitas membudidayakan ulat sutera pemakan daun singkong. Tidak adanya pembinaan serta program yang jelas, serta sarana-prasarana yang minim menjadi faktor utama tidak berkembangnya budidaya di kelompok tani ini.

Berangkat dari hal tersebut, pada tahun 2022 melalui Dana Keistimewaan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY melakukan penyusunan Roadmap industri pengembangan ulat sutera pemakan daun singkong untuk 5 tahun ke depan. Bertujuan untuk memberikan gambaran lebih luas tentang pemanfaatan hasil ulat sutera pemakan daun singkong di bidang teksti, mengetahui karakteristik kain yang dihasilkan oleh ulatsutera pemakan daun singkong, mengetahui nilai ekonomis hasil kain dari ulat sutera pemakan daun singkong, serta memberikan rekomendasi pengembangan usaha ulat sutera dari perspektif industri dalam kurun waktu 5 tahun ke depan. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat membuka peluang industri bagi masyarakat khususnya Kabupaten Gunung Kidul.