Berita


Disperindag DIY Jalin Kerja Sama dengan Sekolah Vokasi UGM dan Dinas Kabupaten/Kota yang membidangi

13 Maret 2026 Berita

Yogyakarta, 12 Maret 2026 – Disperindag DIY menyelenggarakan rapat koordinasi terkait kolaborasi kerjasama pengembangan IKM dengan Sekolah Vokasi UGM dan Dinas Kabupaten/Kota yang membidangi Perindustrian pada Kamis, 12 Maret 2026 di Ruang Rapat Pusat Desain Industri Nasional (PDIN) Yogyakarta. Tujuan diadakannya kolaborasi dalam rangka meningkatkan kerjasama strategis Disperindag DIY dengan mitra untuk mendukung pengembangan IKM DIY melalui penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Acara dimulai dengan sambutan dari Anton Raharja, S.T.P., M.Si. selaku Kepala Balai Pengembangan Teknologi Tepat Guna (BPTTG) Disperindag DIY. Beliau menyampaikan terkait tugas dan fungsi Disperindag DIY, khususnya BPTTG. Selain itu, beliau juga menyampaikan terkait peran BPTTG dalam pengembangan IKM terutama dalam hal pembuatan Alat Tepat Guna yang dibutuhkan IKM untuk efisiensi dalam proses produksi. Acara kemudian dilanjutkan dengan penyampaian permasalahan IKM dan jenis Sentra IKM oleh perwakilan dari Dinas Kabupaten/Kota yang membidangi Perindustrian.

Kemudian acara dilanjutkan dengan penyampaian dari Sekolah Vokasi UGM yang dipimpin oleh Wakil Dekan Bidang Keuangan, Aset, dan Sumber Daya Manusia Sekolah Vokasi UGM Dr. Benidiktus Tulung Prayoga, S.T., M.T.. Beliau menyampaikan tentang Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Beliau juga menegaskan bahwa dalam penelitian dan pengabdian kepada masyarakat harus menggandeng mitra. Hasil karya dosen harus bermanfaat untuk masyarakat termasuk dunia industri atau IKM di DIY. Pada kesempatan ini, dari masing-masing departemen Sekolah Vokasi UGM menyampaikan Teknologi Tepat Guna (TTG) yang telah dibuat dan diterapkan di masyarakat maupun industri.

Di akhir acara terdapat sesi diskusi dengan pembahasan utama terkait teknologi tepat guna untuk pengembangan IKM DIY. Perwakilan dari Dinas Kabupaten/Kota yang membidangi Perindustrian diminta untuk menyampaikan data teknologi tepat guna yang dibutuhkan oleh IKM binaan masing-masing wilayah. Data ini selanjutnya akan digunakan sebagai database Sekolah Vokasi UGM untuk diusulkan dalam kegiatan dengan skema Teknologi Tepat Guna (TTG). Selain itu, Sekolah Vokasi UGM juga akan menindaklanjuti MoU yang telah dibuat antara UGM dengan Pemda DIY dalam bentuk Perjanjian Kerja Sama (PKS).

Harapan utama dari kolaborasi kerjasama ini adalah terciptanya hilirisasi hasil riset yang relevan dan berdampak nyata bagi pengembangan IKM di DIY sehingga mampu untuk memecahkan masalah, meningkatkan daya saing, serta memberikan nilai ekonomi bagi dunia industri DIY.