Berita
BPTI Disperindag DIY Terima Kunjungan SMK Fathul Ma’arif Geyer Kabupaten Grobogan
Yogyakarta, 21 Oktober 2026 — Balai Pengembangan Teknologi Industri (BPTI), Dinas Perindustrian dan Perdagangan Daerah Istimewa Yogyakarta, menerima kunjungan dari SMK Fathul Ma’arif Geyer, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, pada Rabu (21/10/2026).
Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya menambah wawasan dan pengetahuan peserta didik mengenai perkembangan teknologi serta penerapannya dalam dunia industri. Melalui kegiatan tersebut, para peserta didik berkesempatan untuk mengenal lebih dekat peran BPTI Disperindag DIY dalam pengembangan teknologi tepat guna untuk mendukung kegiatan produksi industri.
Dalam kunjungan ini, peserta didik memperoleh kesempatan untuk melihat secara langsung berbagai mesin, peralatan, dan teknologi yang dikembangkan maupun dimanfaatkan dalam mendukung proses produksi. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan gambaran nyata mengenai penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi di lapangan, sekaligus memperluas pemahaman peserta didik tentang pemanfaatan teknologi tepat guna dalam meningkatkan efektivitas dan produktivitas industri.
Kegiatan kunjungan industri juga menjadi sarana pembelajaran di luar lingkungan sekolah yang dapat memperkaya pengalaman peserta didik. Dengan melihat secara langsung penerapan teknologi, peserta didik diharapkan mampu menghubungkan materi pembelajaran di sekolah dengan kebutuhan dan perkembangan dunia industri.
BPTI Disperindag DIY mendukung kegiatan pembelajaran dan pengenalan dunia industri bagi peserta didik melalui keterbukaan terhadap kunjungan institusi pendidikan. Sinergi antara dunia pendidikan dan pengembangan teknologi ini diharapkan dapat berkontribusi dalam meningkatkan wawasan, kompetensi, serta kesiapan generasi muda dalam menghadapi perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja.
Melalui kegiatan ini, BPTI Disperindag DIY terus mendorong pemanfaatan teknologi tepat guna serta penguatan kolaborasi dengan dunia pendidikan guna mendukung pengembangan sumber daya manusia dan kemajuan industri.