Berita
Kerajinan Bambu Dlingo Siap Mendunia:
DISPERINDAG DIY Bekali Kelompok Karya Mandiri Melalui Program Pelatihan Ekspor Yogyakarta - Potensi bambu di Kabupaten Bantul kembali mendapat sorotan. Kali ini, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Daerah Istimewa Yogyakarta (DISPERINDAG DIY) menggelar Pelatihan Ekspor bagi pelaku usaha sentra bambu Kelompok Karya Mandiri, yang berbasis di Karangasem RT 04, Kalurahan Muntuk, Kapanewon Dlingo, Kabupaten Bantul. Kegiatan berlangsung selama empat hari, 5 - 8 Oktober 2026, sebagai upaya konkret memperluas jangkauan pasar produk kerajinan bambu ke mancanegara. Berbeda dari pelatihan sebelumnya yang menyasar kelompok usaha lain, DISPERINDAG DIY bersama para narasumber dan instruktur untuk menyapa langsung para perajin bambu Kelompok Karya Mandiri. Pelatihan ini dirancang membekali peserta dengan pemahaman utuh tentang seluk-beluk perdagangan internasional, mulai dari prosedur ekspor, standar kualitas, hingga strategi menembus pasar global. Materi tersebut membagikan pengalaman praktis mengenai konsep dan regulasi ekspor, karakteristik dan potensi pasar, strategi marketing, hingga penanganan logistik lintas negara. Para peserta sangat antusias menggali pengalaman tersebut, mengingat selama ini produk mereka lebih banyak dijual di pasar lokal. Kelompok Karya Mandiri dikenal menghasilkan aneka kerajinan bambu yang memadukan nilai fungsi dan estetika. Produk-produk tersebut dinilai memiliki daya tarik tersendiri di pasar internasional, terutama bagi konsumen yang mencari produk estetika dan bernuansa etnik. Maka dari itu, melalui program pelatihan ekspor, dapat memberikan pemahaman yang memadai tentang ilmu yang dibutuhkan dalam ekspor. Kegiatan ini diharapkan menjadi awal yang baik bagi sentra bambu di Dlingo, sehingga bisa lebih dari sekadar penghasil kerajinan lokal, namun juga menjadi pemain yang diperhitungkan di ranah ekspor. Dengan begitu, bambu yang melimpah di wilayah tersebut dapat diolah menjadi produk bernilai ekonomi tinggi, sekaligus membuka jalan bagi IKM DIY untuk go international.