Berita


Festival Batik 2026 Resmi Dibuka, Dorong Batik Tetap Relevan di Era Modern

05 Oktober 2026 Berita

Yogyakarta, 2 Oktober 2026 — Festival Batik 2026 resmi dibuka pada Jumat (2/10) di Jogja City Mall (JCM), Yogyakarta. Mengusung tema “Revolusi Batik” dengan tagline “Muda, Kreatif, dan Kontemporer”, festival ini menjadi ruang untuk memperkenalkan batik sebagai warisan budaya yang terus berkembang dan relevan dengan perkembangan zaman.

Pembukaan Festival Batik 2026 ditandai dengan Opening Ceremony yang dihadiri oleh jajaran pemerintah daerah, pelaku usaha, perajin dan penggiat batik, desainer, komunitas, serta masyarakat. Kegiatan pembukaan menjadi awal dari rangkaian festival yang berlangsung selama tiga hari, mulai 2 hingga 4 Oktober 2026.

Dalam pembukaan tersebut, batik ditampilkan tidak hanya sebagai kain tradisional, tetapi juga sebagai bagian dari industri kreatif yang memiliki potensi untuk terus dikembangkan. Semangat tersebut diwujudkan melalui berbagai kegiatan yang memadukan unsur budaya, kreativitas, fesyen, dan ekonomi.

Salah satu rangkaian yang menarik perhatian pengunjung adalah fashion show yang menampilkan berbagai kreasi busana berbahan batik. Beragam desain menunjukkan bagaimana batik dapat dikreasikan menjadi busana yang modern, dinamis, dan sesuai dengan karakter generasi masa kini.

Selain fashion show, pengunjung juga dapat menikmati pameran batik yang menghadirkan berbagai produk dari pelaku usaha dan penggiat batik. Pameran menjadi ruang interaksi antara pelaku usaha dengan masyarakat sekaligus memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk mengenal lebih dekat beragam produk dan karya batik.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa perkembangan batik membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, khususnya generasi muda. Batik perlu terus dikembangkan melalui inovasi agar tidak berhenti sebagai warisan masa lalu, tetapi mampu menjadi bagian dari kehidupan masyarakat masa kini.

“Batik adalah warisan yang harus terus hidup. Karena itu, kreativitas dan inovasi menjadi penting agar batik dapat terus diterima dan diminati oleh generasi muda,” ujarnya.

Melalui Festival Batik 2026, Pemerintah Daerah DIY mendorong terciptanya ekosistem batik yang semakin kuat, mulai dari perajin, pelaku usaha, desainer, komunitas hingga konsumen.

Festival Batik 2026 masih akan berlangsung hingga 4 Oktober 2026 di Jogja City Mall. Masyarakat dapat mengikuti berbagai rangkaian kegiatan sekaligus berbelanja dan mengenal lebih dekat produk-produk batik karya pelaku industri kreatif Yogyakarta.