Artikel


BIMBINGAN TEKNIS OLAHAN BAWANG MERAH

27 Januari 2023 Artikel

Bawang merah merupakan salah satu komoditas holtikultura di Indonesia yang dikonsumsi oleh sebagian masyarakat. Bawang merah banyak dikonsumsi sebagai campuran bumbu masak yang sangat penting dan paling utama. Komoditi bawang merah memiliki karakteristik cepat busuk dan tidak tahan lama. Sehingga pada saat panen besar produksi bawang merah melimpah namun harganya rendah. Oleh karena itu, diperlukan upaya penanganan bawang merah pasca panen untuk memperpanjang masa simpan dan meningkatkan nilai ekonomis.

Setiap industri membutuhkan hubungan atau keterkaitan dengan industri lainnya dalam mewujudkan keberlanjutan industrinya. Komoditas bawang merah dalam produksinya membutuhkan industri lain sebagai penunjang keberlangsungan produksi dan olahannya. Hal ini membuka peluang bagi petani dan IKM olahan bawang merah untuk meningkatkan diversifikasi produk. Berkaitan dengan hal tersebut, maka diperlukan pembinaan yang berkesinambungan, salah satunya Kegiatan Bimbingan Teknis Olahan Bawang Merah yang diselenggarakan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Daerah Istimewa Yogyakarta dibiayai dari sumber pendanaan Dana Keistimewaan DIY Tahun Anggaran 2022.

Kegiatan Bimbingan Teknis Olahan Bawang Merah dilaksanakan oleh Seksi Industri Makanan Minuman, Tembakau, Hasil Laut, Perikanan dan Bahan Penyegar. Maksud dilaksanakan kegiatan tersebut adalah untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan ketrampilan pengolahan pangan berbahan potensi lokal. Kegiatan ini telah terlaksana sebanyak (satu) angkatan yaitu Kelompok Lestari Mulyo yang beralamat di Nawungan I, Selopamioro, Imogiri, Bantul. Bimbingan Teknis dilaksanakan pada tanggal 13, 14, 15, dan 17 Oktober 2022 dengan jumlah peserta 20 orang.

Kegiatan Bimbingan Teknis Olahan Bawang Merah dilaksanakan selama 4 (empat) hari dengan rincian praktek 3 (tiga) hari dan teori 2 (dua) hari. Narasumber dan materi yang disampaikan pada saat pelatihan yaitu Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul menyampaikan materi tentang Sosialisasi Sertifikasi SPIRT dan Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB), serta dari Dinas Perindustrian Perdagangan Kabupaten Bantul menyampaikan tentang Kewirausahaan. Sedangkan saat praktek, peserta didampingi oleh instruktur yaitu Ibu Fransiska Endah Aprilia yang merupakan pelaku usaha olahan bawang merah di wilayah Bantul.

Dengan dilaksanakannya kegiatan Bimbingan Teknis Olahan Bawang Merah diharapkan anggota Kelompok Lestari Mulyo  meningkat pengetahuan dan pemahamannya tentang cara pengembangan produksi olahan bawang merah. Adanya input berupa bimbingan teknik pengolahan bawang merah diharapkan dapat menghasilkan output berupa meningkatnya jumlah IKM pengolahan bawang merah. Outcome yang diharapkan adalah meningkatnya penyerapan tenaga kerja dan produksi bawang merah beserta olahannya. Selanjutnya diharapkan dapat memberi impact berupa menurunnya angka kemiskinan, menurunnya tingkat pengangguran terbuka dan meningkatnya kontribusi terhadap PDRB.