Berita
Disperindag DIY Perkuat Pengawasan Harga Beras Medium di Yogyakarta
Yogyakarta-Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Yogyakarta, Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan berbagai pihak terkait menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah titik distribusi pangan pada Rabu, 2 September 2026. Langkah tegas ini diambil untuk memantau langsung lonjakan harga beras medium yang kian mengkhawatirkan di tingkat pedagang dan konsumen.
Sidak yang berlangsung sejak pagi hari tersebut menyasar tiga titik vital alur distribusi beras di Kota Yogyakarta, yaitu gudang beras utama di Jalan Gambiran (Kecamatan Umbulharjo), Pasar Prawirotaman, serta Pasar Beringharjo.
Dari hasil pemantauan di lapangan, petugas menemukan adanya lonjakan harga beras jenis medium yang cukup signifikan melebihi Harga Eceran Tertinggi. Kondisi ini secara langsung dipicu oleh menipisnya pasokan dari daerah penghasil atau sentra produksi pangan.
Petugas Disperindag dan Bapanas mengonfirmasi bahwa akar permasalahan utama dari kenaikan harga ini adalah gagal panen yang dialami oleh para petani di berbagai daerah pendukung. Cuaca ekstrem serta gangguan hama dalam beberapa bulan terakhir menyebabkan penurunan hasil produksi padi secara drastis.
Dampak dari gagal panen, Penyusutan Pasokan, Kelangkaan di Tingkat Pedagang, Kenaikan Harga Jual. Menanggapi situasi ini, pihak Disperindag Kota Yogyakarta dan Bapanas berjanji akan segera mengambil tindakan intervensi pasar guna menekan pergerakan harga. Tim gabungan tengah menyiapkan koordinasi untuk menggelar Operasi Pasar Murah serta menyalurkan cadangan beras pemerintah ke pasar-pasar tradisional dalam waktu dekat agar harga kembali stabil dan terjangkau oleh masyarakat.